Nats Alkitab: "Tuhan itu adil, Ia memotong tali-tali orang fasik." (Mazmur 129:4)
Dunia sering kali melihat luka sebagai tanda kekalahan. Namun, bagi umat Tuhan, luka-luka dalam perjalanan iman sering kali menjadi saksi bisu tentang betapa besarnya anugerah Allah yang menopang kita.
Dalam Mazmur 129, pemazmur menoleh ke belakang dan mengingat sejarah panjang bangsa Israel. Ia menggunakan gambaran yang sangat tajam: "Orang-orang membajak di atas punggungku, membuat alurnya panjang-panjang" (ayat 3). Bayangkan sebuah ladang yang dibelah oleh mata bajak; itulah gambaran penderitaan dan penindasan yang dialami umat Tuhan. Sejak masa muda, mereka telah ditekan, namun ada satu kalimat kemenangan yang muncul: "...tetapi mereka tidak mengalahkan aku" (ayat 2).
Mengapa mereka tidak kalah? Bukan karena mereka lebih kuat dari musuh, melainkan karena Tuhan itu adil. Sebagai orang percaya yang memahami bahwa Allah berdaulat penuh atas sejarah, kita tahu bahwa tidak ada satu pun cambukan atau penderitaan yang terjadi di luar kendali-Nya. Allah tidak membiarkan "tali-tali orang fasik" mengikat kita selamanya. Pada waktu-Nya yang tepat, Ia memotong tali itu dan membebaskan kita.
Kita mungkin memiliki "alur-alur bajak" di punggung kita—mungkin itu berupa kegagalan, kehilangan, atau perlakuan tidak adil dari orang lain. Namun, ingatlah bahwa Kristus, Sang Imam Besar kita, juga telah membiarkan punggung-Nya dibajak oleh bilur-bilur cambuk demi keselamatan kita. Karena Dia telah menang, kita pun diberikan kekuatan untuk tetap berdiri tegak.
Musuh-musuh iman mungkin terlihat kuat seperti rumput di atas atap (ayat 6), yang tumbuh cepat namun layu sebelum berkembang karena tidak memiliki akar. Sebaliknya, mereka yang berharap pada Tuhan akan tetap kokoh karena akarnya tertanam dalam kebenaran Allah yang kekal. Jangan fokus pada panjangnya alur luka Anda, tetapi fokuslah pada tangan Tuhan yang memegang kendali atas setiap peristiwa dalam hidup Anda.
Renungan Pribadi:
- Penderitaan apa yang saat ini membuat Anda merasa "terikat"?
- Bagaimana janji keadilan Tuhan dalam ayat 4 memberikan pengharapan bagi Anda hari ini?
Doa:
Ya Tuhan yang Maha Kuasa, terima kasih karena Engkau tidak pernah membiarkan kami binasa di tangan lawan. Kami bersyukur bahwa di tengah penindasan dan kesulitan, Engkau tetap adil dan setia memotong tali-tali yang mengikat kami. Ajarlah kami untuk tetap setia memandang kepada-Mu, bahkan saat kami harus melewati masa-masa yang menyakitkan. Amin.
LUKA YANG MEMBAWA BERKAT