DIKENAL SEBELUM DIBENTUK

Bacaan: Yeremia 1

Nats Alkitab: Yeremia 1:5 (TB2)

“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau; Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Yeremia adalah seorang pemuda yang merasa tidak mampu. Ketika Tuhan memanggilnya, respons pertamanya adalah melihat kekurangannya: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda" (ay. 6). Bukankah kita sering melakukan hal yang sama? Kita merasa terlalu berdosa, terlalu tidak berdaya, atau terlalu kecil untuk dipakai Tuhan.

Namun, jawaban Tuhan di ayat 5 menghancurkan semua alasan Yeremia. Tuhan tidak berkata bahwa Yeremia hebat. Tuhan berkata bahwa Dia sudah mengenal Yeremia.

Dalam bahasa Alkitab, "mengenal" bukan sekadar tahu nama, tetapi sebuah hubungan kasih yang mendalam dan penetapan tujuan. Allah tidak sedang mencari orang yang "mampu", tetapi Allah sedang menyatakan kedaulatan-Nya atas orang yang Dia "pilih". Yeremia tidak dipanggil karena ia hebat; ia menjadi hebat karena Allah yang memanggilnya adalah Allah yang setia.

Pesan ini sangat menenangkan bagi kita hari ini. Hidup Anda bukanlah sebuah kecelakaan biologis. Anda tidak berada di dunia ini tanpa arah. Jika hari ini Anda merasa tersesat atau tidak berharga, kembalilah pada kebenaran ini: Tuhan sudah mengenal Anda sebelum Anda mengenal diri sendiri.

Dia yang membentuk Anda, adalah Dia yang akan menyertai Anda. Tugas kita bukan untuk menjadi hebat, tetapi untuk taat dan percaya bahwa Tangan yang membentuk kita adalah Tangan yang sama yang akan menuntun kita sampai garis akhir.

5 Pertanyaan Refleksi (Untuk Diskusi Kelompok)

  1. Tentang Identitas: Apa dampaknya bagi harga diri Anda saat menyadari bahwa Tuhan sudah "mengenal" dan "menguduskan" Anda jauh sebelum Anda lahir?
  2. Tentang Ketakutan: Yeremia merasa "masih muda" dan "tidak pandai bicara". Apa alasan atau kekurangan diri yang sering Anda gunakan untuk menghindar dari panggilan Tuhan?
  3. Tentang Kebergantungan: Tuhan berkata kepada Yeremia, "Janganlah takut... sebab Aku menyertai engkau" (ay. 8). Mengapa penyertaan Tuhan lebih penting daripada kemampuan pribadi kita?
  4. Tentang Kedaulatan: Jika Allah sudah menetapkan rencana bagi Yeremia sejak dalam rahim, apakah menurut Anda rencana Allah atas hidup Anda juga bisa gagal karena kekurangan Anda? (Diskusikan dari sudut pandang kedaulatan Allah).
  5. Aplikasi: Apa satu langkah ketaatan yang ingin Anda lakukan minggu ini, meskipun Anda merasa tidak mampu atau takut?

Doa Penutup

Ya Allah, Sang Penulis Agung hidup kami.

Kami tersungkur di hadapan kedaulatan-Mu. Terima kasih karena Engkau telah mengenal kami jauh sebelum dunia ini dijadikan. Terima kasih karena hidup kami ada di dalam rencana-Mu yang sempurna.

Ampunilah kami jika kami seringkali fokus pada keterbatasan kami dan lupa akan kebesaran-Mu. Saat kami merasa tidak mampu, ingatkan kami bahwa Engkaulah yang membentuk kami dan Engkaulah yang akan menyertai kami. Biarlah hidup kami sepenuhnya menjadi alat bagi kemuliaan-Mu, tanpa rasa takut.

Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Firman yang telah menjadi daging untuk menyelamatkan kami, kami berdoa. Amin.


Masuk untuk meninggalkan komentar