Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 11:4b (TB2)
"Dengarkanlah suara-Ku dan lakukanlah segala apa yang Kuperintahkan kepadamu, maka kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu."
Pernahkah Anda menandatangani sebuah kontrak atau perjanjian kerja? Di sana tertera hak dan kewajiban. Selama kedua belah pihak setia, hubungan berjalan baik. Namun, dalam hubungan kita dengan Tuhan, kita sering kali hanya menuntut "hak" kita sebagai umat (diberkati, dilindungi, dipulihkan), tetapi melupakan "kewajiban" kita untuk taat.
Yeremia 11 mengingatkan umat Tuhan tentang Perjanjian yang sudah dibuat sejak nenek moyang mereka keluar dari Mesir. Tuhan berkata dengan sangat sederhana: "Dengarkan suara-Ku dan lakukan." Sayangnya, umat itu hanya senang mendengar janji berkat-Nya, tapi "bebal hatinya" dalam melakukan perintah-Nya (ayat 8). Mereka kembali menyembah berhala dan menganggap perjanjian dengan Tuhan bisa dimainkan.
Dalam teologi Reformed, kita percaya bahwa Allah adalah Pemegang Perjanjian yang setia. Namun, ketaatan kita adalah respons yang tak terelakkan dari kasih karunia yang sudah kita terima. Kita tidak bisa berkata kita mengenal Allah, sementara hidup kita terus berkompromi dengan dosa atau "berhala-berhala" modern seperti uang, gengsi, dan kenyamanan diri.
Kabar baiknya, meskipun kita sering gagal setia, Tuhan Yesus Kristus datang sebagai Manusia Perjanjian yang sempurna. Dia taat total supaya kita yang gagal ini bisa diterima kembali. Namun, ketaatan Kristus bukan alasan bagi kita untuk hidup sembarangan. Justru karena kasih-Nya, hari ini kita diajak untuk memeriksa: Apakah ketaatan kita kepada Tuhan masih nyata dalam tindakan sehari-hari, atau hanya berhenti di nyanyian hari Minggu saja?
5 Pertanyaan Refleksi (Untuk Diskusi Kelompok)
- Introspeksi: Dari skala 1-10, seberapa sering Anda benar-benar "mendengarkan suara Tuhan" melalui Firman-Nya sebelum mengambil keputusan penting?
- Berhala Hati: Dalam Yeremia 11, umat berpaling ke dewa lain. Di zaman sekarang, apa hal yang paling sering mencuri waktu dan kesetiaan Anda lebih daripada Tuhan?
- Ketaatan vs Ritual: Mengapa kadang-kadang lebih mudah bagi kita untuk melakukan ritual agama (ke gereja, pelayanan) daripada melakukan ketaatan yang sulit (mengampuni, jujur dalam keuangan)?
- Konsekuensi: Ayat 11 bicara tentang malapetaka akibat ketidaktaatan. Bagaimana Anda memandang disiplin Tuhan dalam hidup Anda saat Anda mulai menyimpang?
- Aplikasi: Apa satu perintah Tuhan yang Anda tahu harus Anda lakukan minggu ini, tetapi selama ini masih Anda tunda-tunda?
Doa Penutup
Ya Tuhan, Allah Perjanjian kami. Kami bersyukur karena Engkau adalah Allah yang setia meskipun kami sering kali tidak setia. Ampunilah kami jika kami hanya menginginkan berkat-Mu tapi mengabaikan suara-Mu. Ya Roh Kudus, lembutkanlah hati kami yang bebal. Berikanlah kami kekuatan untuk bukan hanya menjadi pendengar Firman, tetapi pelaku Firman yang setia di rumah, di tempat kerja, dan di mana pun kami berada. Biarlah hidup kami sungguh menyatakan bahwa Engkaulah Allah kami. Amin.
BUKAN SEKADAR KATA, TAPI SETIA