APA YANG BENAR-BENAR BERHARGA?

Bacaan: Yeremia 9
Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 9:23-24 (TB2)

"Beginilah firman TUHAN: 'Janganlah orang bijak bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena ini: bahwa ia memahami dan mengenal Aku...'"

Mari kita jujur sejenak. Apa hal pertama yang kita pamerkan saat bertemu teman lama? Sering kali tanpa sadar kita memamerkan jabatan kita (kebijaksanaan), posisi kita yang berpengaruh (kekuatan), atau aset yang kita miliki (kekayaan). Dunia mengajarkan bahwa harga diri kita ditentukan oleh apa yang kita punya dan apa yang kita raih.

Namun, di Yeremia 9, Tuhan sedang berduka karena umat-Nya sangat pandai dalam segala hal—pandai berdagang, pandai bersilat lidah, pandai berpolitik—tapi mereka "tidak mengenal Aku" (ayat 3). Mereka memiliki segalanya, kecuali hubungan yang jujur dengan Sang Pencipta.

Teologi Reformed menekankan bahwa kemuliaan manusia adalah sia-sia di hadapan kekudusan Allah. Kebijaksanaan bisa menyesatkan, kekuatan bisa luntur, dan kekayaan bisa habis dalam semalam. Tuhan berkata: Jika kamu ingin bangga, banggalah karena satu hal: Bahwa kamu memahami dan mengenal Aku.

Mengenal Allah bukan sekadar tahu "tentang" Allah, tapi memiliki kedekatan pribadi yang mengubah karakter. Mengenal Allah artinya kita tahu bahwa Dia adalah Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan, dan kebenaran di bumi. Jika kita mengenal Allah yang adil, kita tidak akan menipu. Jika kita mengenal Allah yang penuh kasih setia, kita tidak akan sombong.

Hari ini, mari kita periksa "harta" kita. Apakah kita lebih sibuk memoles resume duniawi kita atau lebih rindu memperdalam pengenalan kita akan Dia? Pengenalan akan Allah adalah satu-satunya harta yang tidak bisa diambil oleh kematian.

5 Pertanyaan Refleksi (Untuk Diskusi Kelompok)
  1. Kejujuran: Hal apa yang paling sering membuat Anda merasa "lebih hebat" dari orang lain (apakah kepintaran, posisi, atau materi)?
  2. Diagnosis Hati: Mengapa terkadang kita merasa "mengenal Alkitab" tapi tidak benar-benar "mengenal Pribadi Tuhan" dalam keseharian?
  3. Prioritas: Jika hari ini semua pencapaian duniawi Anda diambil, apakah pengenalan Anda akan Tuhan cukup untuk membuat Anda tetap tenang dan bersukacita?
  4. Karakter: Berdasarkan ayat 24, Tuhan menyukai kasih setia, keadilan, dan kebenaran. Mana dari ketiga hal ini yang paling sulit Anda praktikkan minggu ini?
  5. Aplikasi: Apa satu langkah nyata untuk menambah "jam terbang" Anda dalam mengenal Tuhan minggu ini (selain sekadar membaca Alkitab)?
Doa Penutup 

Bapa di Surga, Allah yang mulia. Kami mengaku sering kali kami lebih membanggakan apa yang kami miliki daripada membanggakan Engkau. Kami sering merasa aman karena tabungan atau kepintaran kami, padahal itu semua adalah pemberian-Mu. Ampunilah kami yang sering melupakan-Mu dalam kesibukan kami. Ya Roh Kudus, berikanlah kami hati yang haus untuk semakin mengenal-Mu, memahami hati-Mu, dan melakukan keadilan serta kasih setia-Mu di dunia ini. Di dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.



Masuk untuk meninggalkan komentar