Langsung ke Konten

Saat Aku Diajak Ikut, Padahal Ingin Menolak

3 November 2026 oleh
Saat Aku Diajak Ikut, Padahal Ingin Menolak
Editor
| Belum ada komentar
Renungan Remaja • 4 menit membaca

Saat Aku Diajak Ikut, Padahal Ingin Menolak

Belajar mendengar Tuhan ketika pilihan kita berbeda dari teman-teman

Ayat Alkitab Pilihan

“Tetapi mereka menjawab: "Kami tidak minum anggur, sebab Yonadab bin Rekhab, bapa leluhur kami, telah memberi perintah kepada kami, katanya: Janganlah kamu atau anak-anakmupun minum anggur sampai selama-lamanya;”

— Yeremia 35:6

“Kami mentaati suara Yonadab bin Rekhab, bapa leluhur kami dalam segala apa yang diperintahkannya kepada kami, agar kami tidak minum anggur selama hidup kami, yakni kami sendiri, isteri kami, anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan kami;”

— Yeremia 35:8

“Memang perintah Yonadab bin Rekhab itu masih ditepati; ia telah memerintahkan kepada keturunannya, supaya mereka jangan minum anggur, dan sampai sekarang ini mereka tidak meminumnya, sebab mereka mendengarkan perintah bapa leluhur mereka. Aku sendiri telah berbicara kepada kamu, terus-menerus, tetapi kamu tidak mendengarkan Aku.”

— Yeremia 35:14

“Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu,”

— Yeremia 35:18

“maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa."”

— Yeremia 35:19

Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.

Yeremia 35:6 — “Kami tidak minum anggur, sebab Yonadab bin Rekhab, bapa leluhur kami, telah memberi perintah kepada kami.”

Ada ajakan yang mudah dijawab. Ada juga yang membuat kita berhenti sejenak: kalau aku menolak, apakah teman-temanku masih mau dekat denganku? Tidak semua remaja menghadapi situasi yang sama, tetapi keinginan untuk diterima bisa membuat sebuah pilihan terasa lebih berat.

Orang Rekhab menjelaskan mengapa mereka tidak minum anggur. Mereka memegang perintah yang diwariskan Yonadab, leluhur mereka (Yeremia 35:6). Itu bukan keputusan sesaat untuk terlihat berbeda; Yeremia 35:8 menunjukkan bahwa mereka terus menaatinya. Di hadapan mereka, Tuhan lalu menegur umat-Nya: orang Rekhab mendengarkan perintah leluhurnya, sedangkan umat-Nya tidak mendengarkan Tuhan yang terus berbicara kepada mereka (Yeremia 35:14).

Bagian ini bukan perintah agar setiap orang meniru aturan keluarga Rekhab tentang anggur. Pertanyaannya lebih dekat ke hati: ketika kita tahu apa yang benar di hadapan Tuhan, suara siapa yang paling kita dengarkan? Tuhan memperhatikan kesetiaan orang Rekhab (Yeremia 35:18) dan menyatakan bahwa keturunan Yonadab tidak akan terputus melayani-Nya (Yeremia 35:19).

Mungkin hari ini kamu perlu berkata tidak pada sebuah ajakan. Mungkin kamu justru perlu mendengar dulu sebelum ikut menilai pilihan orang lain. Dalam keduanya, ambillah waktu untuk jujur di hadapan Tuhan. Kita tidak harus mengikuti setiap suara agar tetap berharga.

Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
  1. Ajakan seperti apa yang paling sulit kamu tolak, dan mengapa?
  2. Apa alasan yang disampaikan orang Rekhab ketika mereka menolak minum anggur?
  3. Menurut Yeremia 35:14, apa perbedaan antara sikap orang Rekhab dan sikap umat yang ditegur Tuhan?
  4. Bagaimana kamu membedakan keinginan untuk diterima teman dari keputusan yang kamu yakini benar di hadapan Tuhan?
  5. Siapa yang bisa kamu ajak bicara ketika harus mengambil keputusan yang tidak mudah?
Doa Penutup

Tuhan, ajar aku mendengarkan-Mu dengan sungguh-sungguh. Saat aku takut berbeda atau takut kehilangan teman, berilah aku keberanian untuk memilih dengan jujur dan hati yang tetap mengasihi orang lain. Amin.

Masuk untuk meninggalkan komentar
Saat Aku Ingin Menarik Kembali Janjiku