Langsung ke Konten

Ketika Aku Melihat Teman Diperlakukan Tidak Adil

6 November 2026 oleh
Ketika Aku Melihat Teman Diperlakukan Tidak Adil
Editor
| Belum ada komentar
Renungan Remaja • 3 menit membaca

Ketika Aku Melihat Teman Diperlakukan Tidak Adil

Keberanian bisa dimulai dengan mengatakan yang benar.

Ayat Alkitab Pilihan

“"Ya tuanku raja, perbuatan orang-orang ini jahat dalam segala apa yang mereka lakukan terhadap nabi Yeremia, yakni memasukkan dia ke dalam perigi; ia akan mati kelaparan di tempat itu! Sebab tidak ada lagi roti di kota."”

— Yeremia 38:9

“Kemudian mereka menarik dan mengangkat Yeremia dengan tali dari perigi itu. Demikianlah Yeremia tinggal di pelataran penjagaan itu.”

— Yeremia 38:13

“Kemudian berkatalah raja Zedekia kepada Yeremia: "Aku takut kepada orang-orang Yehuda yang menyeberang kepada orang Kasdim itu; nanti aku diserahkan ke dalam tangan mereka, sehingga mereka mempermainkan aku."”

— Yeremia 38:19

“Yeremia menjawab: "Hal itu tidak akan terjadi! Dengarkanlah suara TUHAN dalam hal apa yang kukatakan kepadamu, maka keadaanmu akan baik dan nyawamu akan terpelihara.”

— Yeremia 38:20

Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.

Ayat pilihan — Yeremia 38:9: “Ya tuanku raja, perbuatan orang-orang ini jahat dalam segala apa yang mereka lakukan terhadap nabi Yeremia, yakni memasukkan dia ke dalam perigi; ia akan mati kelaparan di tempat itu! Sebab tidak ada lagi roti di kota.”

Ada saatnya kita melihat seseorang diperlakukan tidak adil. Mungkin kita tahu apa yang terjadi, tetapi ragu untuk bicara. Bagaimana kalau orang lain tidak setuju? Bagaimana kalau setelah itu kita ikut dijauhi?

Dalam Yeremia 38:9, seseorang menyampaikan kepada raja bahwa perlakuan terhadap Yeremia itu jahat. Ia tidak membiarkan keadaan Yeremia tersembunyi di dalam perigi. Lalu, Yeremia ditarik keluar dengan tali (Yeremia 38:13). Perkataan yang jujur itu menjadi bagian dari pertolongan yang nyata.

Kisah ini juga menunjukkan bahwa rasa takut tidak hanya dialami orang yang tampak lemah. Raja Zedekia mengakui ketakutannya tentang apa yang mungkin dilakukan orang lain terhadapnya (Yeremia 38:19). Yeremia menanggapinya dengan mengajak raja mendengarkan suara TUHAN (Yeremia 38:20). Di tengah tekanan dari manusia, suara siapa yang akan kita dengarkan?

Kita tidak selalu bisa menyelesaikan persoalan teman kita. Namun, kita dapat menolak ikut menyakiti, mendengarkan dengan sungguh-sungguh, dan mencari bantuan yang tepat ketika seseorang berada dalam bahaya. Hari ini, mintalah kepada Tuhan hati yang peka untuk melihat orang lain dan keberanian untuk melakukan bagian yang benar.

Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
  1. Apa yang paling sering membuat seseorang ragu berbicara ketika melihat perlakuan yang tidak adil?
  2. Apa yang menonjol bagimu dari perkataan dalam Yeremia 38:9?
  3. Mengapa menurutmu penting bahwa Yeremia tidak hanya dibela dengan kata-kata, tetapi juga ditarik keluar dari perigi?
  4. Bagaimana ketakutan Raja Zedekia dalam Yeremia 38:19 membantumu memahami pengaruh pendapat orang lain?
  5. Jika seorang teman sedang diperlakukan tidak adil, langkah aman dan nyata apa yang bisa kamu ambil?
Doa Penutup

Tuhan, bukalah mataku untuk melihat orang yang membutuhkan pertolongan. Saat aku takut pada pendapat orang lain, tuntun aku untuk mendengarkan suara-Mu. Beri aku hikmat untuk berkata jujur dan bertindak dengan kasih. Amin.

Masuk untuk meninggalkan komentar
Saat Aku Bilang, “Tidak Apa-Apa,” Padahal Belum