Langsung ke Konten

Dikasihi Sebelum Segalanya Selesai

30 Oktober 2026 oleh
Dikasihi Sebelum Segalanya Selesai
Editor
| Belum ada komentar
Renungan Perempuan • 3 menit membaca

Dikasihi Sebelum Segalanya Selesai

31 Oktober 2026 — Hari 1 dari 8: Kasih yang tidak bergantung pada pencapaian

Ayat Alkitab Pilihan

“Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.”

— Yeremia 31:3

“Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.”

— Yeremia 31:13

“Sebab Aku akan membuat segar orang yang lelah, dan setiap orang yang merana akan Kubuat puas."”

— Yeremia 31:25

“Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.”

— Yeremia 31:33

Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.

Ayat pilihan — Yeremia 31:3: “Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.”

Di penghujung Oktober, mungkin masih ada pekerjaan yang belum selesai, pesan yang belum terjawab, atau harapan orang lain yang terasa berat. Mungkin pula hidupmu sedang lebih sunyi daripada sibuk. Apa pun musim yang sedang kamu jalani, mudah sekali menilai diri dari apa yang berhasil kita lakukan bagi orang lain. Lalu saat tenaga habis, kita bertanya: apakah aku masih berharga?

Yeremia 31:3 disampaikan dalam janji pemulihan Tuhan bagi umat-Nya. Di sana, kasih setia-Nya mendahului perubahan keadaan mereka. Inilah tempat yang baik untuk berhenti sejenak: bukan untuk berpura-pura kuat, melainkan untuk mengingat bahwa kasih Tuhan tidak perlu kita peroleh dengan menjadi perempuan yang sanggup melakukan semuanya.

Tuhan juga berbicara tentang menghibur mereka yang berduka (Yeremia 31:13) dan menyegarkan yang lelah (Yeremia 31:25). Dukacita dan kelelahan tidak perlu disembunyikan di hadapan-Nya. Saat kita mengambil waktu untuk beristirahat atau mengatakan dengan jujur bahwa kita tidak sanggup memenuhi setiap permintaan, kita sedang mengakui keterbatasan kita. Itu bukan kegagalan.

Dalam Yeremia 31:33, Tuhan menjanjikan kepada kaum Israel bahwa Ia akan menaruh Taurat-Nya dalam batin mereka dan menjadi Allah mereka. Kasih-Nya tidak hanya menyentuh keadaan di luar, tetapi juga kehidupan di dalam. Hari ini, bawalah isi hatimu kepada-Nya—termasuk bagian yang rapuh. Mulailah dari sana.

Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
  1. Hal apa yang akhir-akhir ini paling sering kamu pakai untuk mengukur nilai dirimu?
  2. Apa yang kamu rasakan ketika mendengar janji kasih setia Tuhan dalam Yeremia 31:3?
  3. Adakah kelelahan atau dukacita yang selama ini sulit kamu akui di hadapan Tuhan atau orang lain?
  4. Batas sehat apa yang perlu kamu pertimbangkan dalam musim hidupmu saat ini?
  5. Bagaimana kelompok ini dapat saling mendampingi tanpa menuntut setiap orang untuk selalu tampak kuat?
Doa Penutup

Tuhan, terima kasih untuk kasih setia-Mu. Aku datang dengan hal-hal yang belum selesai, juga dengan lelah yang kadang kusembunyikan. Tolong aku mengingat bahwa nilainya diriku tidak ditentukan oleh pencapaian atau penilaian orang lain. Beri aku kejujuran untuk mengakui keterbatasanku, hikmat untuk menetapkan batas yang sehat, dan hati yang terbuka kepada-Mu. Amin.

Masuk untuk meninggalkan komentar
Saat Takut, Ingatlah Siapa yang Menyertai