Langsung ke Konten

Mendoakan Kesejahteraan Bersama

28 Oktober 2026 oleh
Mendoakan Kesejahteraan Bersama
Editor
| Belum ada komentar
Renungan Lansia • 3 menit membaca

Mendoakan Kesejahteraan Bersama

Di mana pun Tuhan menempatkan kita, doa dan perhatian tetap berarti.

Ayat Alkitab Pilihan

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

— Yeremia 29:7

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

— Yeremia 29:11

“Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu;”

— Yeremia 29:12

“apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,”

— Yeremia 29:13

Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.

Ayat pilihan — Yeremia 29:7: “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

Firman ini mula-mula ditujukan kepada umat yang hidup dalam pembuangan. Mereka berada di tempat yang tidak mereka pilih, tetapi Tuhan memanggil mereka untuk peduli pada kesejahteraan orang-orang di sekitarnya. Mereka diminta bertindak. Mereka juga diminta berdoa.

Pada 29 Oktober 2026 ini, kita tidak perlu menyamakan usia lanjut dengan pembuangan. Namun, pesan itu mengajak kita bertanya dengan jujur: di tempat kita hidup sekarang, kesejahteraan siapa yang dapat kita usahakan? Peran kita mungkin berubah dari tahun ke tahun, tetapi kesempatan untuk memperhatikan sesama tidak ditentukan oleh jabatan atau kekuatan fisik. Sebuah sapaan yang tulus, kesediaan mendengar, atau doa bagi lingkungan dan gereja dapat menjadi bagian dari kepedulian itu.

Tuhan menyatakan bahwa Ia mengetahui rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan bagi umat-Nya (Yeremia 29:11). Di tengah keadaan mereka, Tuhan juga mengundang mereka untuk berseru dan berdoa, dengan janji bahwa Ia mendengarkan (Yeremia 29:12). Mereka diajak mencari-Nya dengan segenap hati (Yeremia 29:13). Jadi, ketika kita mengusahakan kebaikan bersama, kita tidak melakukannya seolah-olah semuanya bergantung pada kemampuan kita sendiri. Kita datang kepada Tuhan, mendengarkan firman-Nya, lalu melakukan bagian yang ada di hadapan kita.

Saudara-saudari yang terkasih, mari bersyukur untuk orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita. Sebagian dapat kita bantu secara langsung; sebagian lain mungkin hanya dapat kita jangkau lewat doa. Keduanya layak dilakukan dengan hati yang sungguh. Hari ini, siapa atau lingkungan mana yang ingin kita bawa kepada Tuhan dalam doa?

Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
  1. Apa arti mengusahakan kesejahteraan lingkungan menurut Yeremia 29:7?
  2. Siapa saja di sekitar kita yang membutuhkan perhatian dan doa saat ini?
  3. Ketika peran dalam keluarga atau gereja berubah, bentuk kepedulian apa yang masih dapat kita lakukan?
  4. Bagaimana Yeremia 29:11–13 menolong kita berharap tanpa menganggap bahwa hidup akan selalu mudah?
  5. Langkah sederhana apa yang dapat kelompok sel kita lakukan untuk kebaikan bersama minggu ini?
Doa Penutup

Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengarkan ketika kami datang berdoa. Bukalah mata kami untuk melihat kebutuhan orang-orang di sekitar kami. Tuntun kami mencari Engkau dengan segenap hati dan melakukan bagian kami bagi kesejahteraan bersama. Amin.

Masuk untuk meninggalkan komentar
Damai yang Tidak Dibangun di Atas Dusta