Langsung ke Konten

Diluputkan karena Percaya

7 November 2026 oleh
Diluputkan karena Percaya
Editor
| Belum ada komentar
Renungan Lansia • 2 menit membaca

Diluputkan karena Percaya

Dari Kepatuhan ke Ketaatan

Ayat Alkitab Pilihan

“tetapi dengan pasti Aku akan meluputkan engkau: engkau tidak akan rebah oleh pedang; nyawamu akan menjadi jarahan bagimu, sebab engkau percaya kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN."”

— Yeremia 39:18

Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.

Yeremia 39:18 mengingatkan kita bahwa Tuhan berjanji meluputkan kita dari bahaya, dan dalam kepercayaan kepada-Nya, nyawa kita akan menjadi jarahan baginya. Di usia senja, kita mungkin mengalami perubahan fisik atau peran, tetapi kepercayaan kepada Tuhan adalah kunci untuk hidup dengan ketenangan dan kepercayaan. Dalam kehidupan yang penuh syukur, kita bisa tetap menjadi saluran berkat bagi orang lain, meski dalam bentuk yang berbeda. Tuhan tidak memandang usia, melainkan hati yang percaya dan berdoa. Di setiap hari, kita diberi peluang untuk menjalani usia senja dengan penuh pengharapan, sambil tetap menjadi mentornya bagi generasi muda di tengah keluarga dan gereja.

Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
  1. Bagaimana perubahan usia membawa dampak terhadap peran kita dalam keluarga dan gereja?
  2. Mengapa kepercayaan kepada Tuhan menjadi jalan untuk menjalani usia senja dengan ketenangan?
  3. Apa yang bisa kita lakukan untuk tetap menjadi saluran berkat meski dalam usia senja?
  4. Bagaimana kita bisa menghargai setiap hari di usia senja sebagai peluang untuk berdoa dan bertekun dalam iman?
  5. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, bagaimana kita bisa menunjukkan pengharapan yang teguh di dalam Tuhan?
Doa Penutup

Ya Tuhan, terima kasih atas usia yang Engkau berikan dan kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami. Bimbing kami dalam menjalani usia senja dengan penuh syukur, pengharapan, dan pengorbanan. Berikan kami kekuatan untuk terus menjadi saluran berkat bagi orang lain, meski dalam bentuk yang berbeda. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.

Masuk untuk meninggalkan komentar
Penopang Rohani bagi Generasi Muda