Adakah Firman dari TUHAN? Ada!
Ketika Tuhan Membuka Kembali Peran Kita
Ayat Alkitab Pilihan
“Pada suatu kali raja Zedekia menyuruh orang mengambil dia. Lalu dengan diam-diam bertanyalah raja di istananya kepadanya: "Adakah datang firman dari TUHAN?" Jawab Yeremia: "Ada!" Lagi katanya: "Bunyinya: Engkau akan diserahkan ke dalam tangan raja Babel!"”
Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.
Di usia senja, kita mungkin merasa seperti yang diucapkan Yeremia, bahwa Tuhan mengatakan, "Engkau akan diserahkan ke dalam tangan raja Babel." Tapi dalam konteks kini, Tuhan justru memberi kita kebebasan untuk menghadapi setiap tahap kehidupan dengan kepercayaan. Dalam Yeremia 37:17, raja Zedekia bertanya, "Adakah datang firman dari TUHAN?" Dan Yeremia menjawab, "Ada!" Tuhan tidak pernah berhenti berbicara kepada kita, bahkan di saat kita merasa di uji atau diujudkan. Justru di saat itu, kita perlu mendengar firman-Nya dengan hati yang terbuka. Kita mungkin berada dalam musim baru kehidupan, tapi Tuhan masih punya rencana yang baik untuk kita. Jangan merasa bahwa kita tidak lagi bisa menjadi pengubah, karena kekuatan firman Tuhan tidak terbatas oleh usia. Justru di usia senja, kita bisa menjadi saksi dan penjaga iman bagi generasi muda. Jangan biarkan perubahan fisik atau peran sosial mengurangi kepercayaan kita pada Tuhan. Justru di usia ini, kita bisa menjadi lebih dekat dengan Tuhan, lebih sabar, dan lebih penuh dengan kebijaksanaan. Kita adalah mahkota kehidupan yang indah, ketika hati kita penuh dengan ucapan syukur dan pengharapan yang teguh di dalam Tuhan.
Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
- Bagaimana perasaanmu ketika merasa bahwa Tuhan mengubah peran hidupmu? Apakah itu membuatmu merasa tersesat atau justru memberimu kejelasan?
- Apakah ada momen di masa lalu ketika Tuhan mengatakan kepadamu, "Engkau akan diserahkan ke dalam tangan raja Babel"? Bagaimana kamu meresponsnya?
- Mengapa usia senja bisa menjadi waktu yang lebih baik untuk menjadi saluran berkat, baik di rumah maupun di gereja?
- Bagaimana kamu melihat peranmu di tengah perubahan fisik, masa purnabakti, atau dinamika keluarga? Apakah ada hal yang bisa kamu lakukan untuk tetap terlibat?
- Apa yang membuatmu merasa bahwa kamu tetap bisa menjadi pengubah kehidupan, bahkan di usia yang lebih tua?
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih telah memberi kita usia yang berharga ini. Kami memohon agar hati kami terus terbuka untuk mendengar firman-Mu, bahkan di saat kami merasa tidak lagi mampu. Bimbing kami untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain, dan bantu kami untuk menjalani usia senja dengan ketenangan batin dan kepercayaan penuh kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.