Keadilan Dimulai Setiap Pagi
Rumah yang hangat memberi tempat bagi yang terluka untuk didengar dan dilindungi.
Ayat Alkitab Pilihan
“"Beginilah firman TUHAN, hai keturunan Daud: Jatuhkanlah hukum yang adil setiap pagi dan lepaskanlah dari tangan pemerasnya orang yang dirampas haknya, supaya kehangatan murka-Ku jangan menyambar seperti api dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkannya, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!”
Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.
Yeremia 21:12 — "Beginilah firman TUHAN, hai keturunan Daud: Jatuhkanlah hukum yang adil setiap pagi dan lepaskanlah dari tangan pemerasnya orang yang dirampas haknya, supaya kehangatan murka-Ku jangan menyambar seperti api dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkannya, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!"
Firman ini ditujukan kepada keturunan Daud, yang bertanggung jawab menegakkan keadilan dan membela orang yang dirampas haknya. Tegurannya tegas. Ketidakadilan bukan perkara kecil di hadapan Tuhan.
Di rumah, kita pun perlu memeriksa cara memperlakukan satu sama lain. Saat jadwal padat dan perhatian tersita layar, suara siapa yang paling mudah terlewat? Adakah anggota keluarga yang takut bercerita karena khawatir akan langsung disalahkan? Mendengar dengan saksama adalah langkah awal, tetapi kasih tidak berhenti pada mendengar: ketika seseorang diperlakukan tidak adil, ia perlu dibela, bukan diminta menanggungnya sendirian.
Perhatikan ungkapan “setiap pagi”. Keadilan bukan keputusan yang cukup dibuat sekali. Hari ini kita dapat memulai lagi: memberi kesempatan yang sama untuk berbicara, mengakui kesalahan tanpa mencari alasan, dan mengambil langkah nyata agar rumah lebih aman. Bila ada tindakan yang menyakiti atau mengancam, jangan menutupinya demi kesan keluarga harmonis. Lindungi yang terluka dan carilah pertolongan yang tepat.
Rumah yang tangguh bukan rumah yang tak pernah menghadapi persoalan. Rumah itu terus belajar berlaku adil, terutama kepada anggota yang suaranya paling kecil.
Pertanyaan Diskusi Kelompok Sel
- Siapa di keluarga kita yang mungkin merasa suaranya kurang didengar?
- Apa bedanya mendengar keluhan seseorang dengan sungguh-sungguh membelanya saat ia diperlakukan tidak adil?
- Kebiasaan apa yang membuat anggota keluarga takut mengungkapkan perasaannya?
- Kesalahan apa yang perlu kita akui dan perbaiki tanpa menyalahkan orang lain?
- Langkah sederhana apa yang dapat kita mulai besok pagi agar rumah lebih aman bagi semua anggota?
Doa Penutup
Tuhan, bukalah mata kami terhadap orang yang terluka di rumah kami. Ampuni kami ketika terlalu cepat menghakimi, mengabaikan, atau membiarkan ketidakadilan. Ajarlah kami mendengar dengan sungguh-sungguh, mengakui kesalahan, dan melindungi yang membutuhkan pertolongan. Tolong kami berlaku adil setiap hari. Amin.